Zaini Abdullah:
Diplomasi dari Kamar Operasi
MENTERI Luar Negeri Gerakan Aceh Merdeka GAM Zaini Abdullah pernah berucap, jika situasi memang memungkinkan, ia dan kawan-kawan akan langsung kembali ke Aceh dengan pesawat pertama hari itu juga. TEMPO Interaktif

K.H. Hasyim Muzadi:
“Tugas Saya Bukan Menjadi Pejabat Negara”
Sejak pekan lalu, namanya memang makin menjadi incaran nyamuk pers, terutama setelah para kiai dan ulama NU menggelar silaturahmi dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Hotel Sahid Jakarta. TEMPO Interaktif

Mohammad Yunus Yosfiah:
"Saya Prihatin Partai Islam Kok Kecil!"
MOHAMMAD Yunus Yosfiah baru genap sepekan menjabat Sekretaris Umum DPP PPP periode 2003-2008, namun kesibukan mantan menteri penerangan masa Presiden Habibie ini boleh dibilang sudah lumayan padat. TEMPO Interaktif

Mayjen Djali Yusuf:
"Masyarakat Aceh Malah Minta Tambahan Pos TNI"
PEMERINTAH akhirnya menetapkan menjalankan operasi pemulihan keamanan di Nanggroe Aceh Darussalam. Sesaat sebelum keputusan itu dijalankan, Jakarta mengganti Panglima Kodam Iskandar Muda. TEMPO Interaktif

Wiryono Sastrohandoyo:
“GAM Bilang Mereka Bukan ‘Goda’, Gerakan Otonomi Daerah”
PERJUANGAN menuju kedamaian di Aceh memang melelahkan. Wiryono Sastrohandoyo, diplomat kawakan mantan Duta Besar Republik Indonesia di Australia, merasakan betul betapa perundingan dengan GAM sungguh menguras pikiran dan kesabaran. TEMPO Interaktif

Mendagri Hari Sabarno:
“Senjata Harus Dilawan dengan Senjata”
KELETIHAN terpancar dari wajah Hari Sabarno. Maklumlah, sejumlah agenda penting seperti RUU Pemilihan Presiden, soal otonomi daerah, pemekaran wilayah hingga pemilihan kepala daerah adalah rentetan soal yang menjadi perhatian utama kakek dua cucu ini. TEMPO Interaktif

Sudirman Said:
“Jangan-Jangan Partai yang Ditunggangi Cak Nur”
CENDEKIAWAN Muslim Nurcholish Madjid akhirnya bersedia maju ke pemilihan presiden pada 2004. Meski terkesan malu-malu, dengan menyatakan “saya pasif saja”, majunya Cak Nur ini memberi warna pada pemilihan presiden kali ini. TEMPO Interaktif

Nurcholish Madjid:
“Saya Akan Pasif Saja”
CENDEKIAWAN berumah di atas awan? Kali ini Nurcholish Madjid, lelaki dengan beragam predikat itu, tampaknya turun ke bumi. Di masa lalu, pada saat-saat genting negeri ini gonta-ganti presiden, dia selalu menolak dicalonkan. TEMPO Interaktif

Sofyan Daud:
“Kami Akan Tetap Menuntut Kemerdekaan Aceh”
MENEMUI Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Pase Sofyan Daud ternyata tak semudah yang dibayangkan orang. Padahal, setiap kali krisis Aceh menghangat, wajahnya rajin menghiasi media cetak dan elektronik. TEMPO Interaktif

Ketua Tim Inspeksi Persenjataan Irak, Hans Blix:
“Kami Tidak Menemukan Senjata Kimia di Irak”
JIKA dia merasa gagal mencegah perang Irak, itu bisa dipahami. Hans Blix memang bukan yang bertanggung jawab atas invasi AS, tapi setidaknya dia merasa temuannya bisa membuat AS berpikir ulang tentang rencana menyerang Irak. TEMPO Interaktif

Ketua JSC Mayjend Thanongsuk Tuvinun:
“Rakyat Aceh Masih Menerima Kami”
DI babah pinto sue meualon, dara meupanton ngon hatee luka. Tembang yang berkisah tentang kedukaan seorang gadis Aceh itu didendangkan dengan suara bariton oleh pria bertubuh besar ini. TEMPO Interaktif

Sekjen Liga Arab Amr Mussa:
“Kembalikan Irak Kepada Rakyatnya”
BAGDAD jatuh ke tangan pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat dan rezim Saddam Hussein dikabarkan jatuh. Peristiwa ini mengubah banyak hal. TEMPO Interaktif

Jenderal Endriartono Sutarto:
“GAM Tidak Mau Penyelesaian Damai”
PEMERINTAH Indonesia, melalui Menteri Koordinasi Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (10/4) pekan lalu membuat pernyataan mengejutkan: pemerintah akan menggelar operasi militer di Nangroe Aceh Darusalam. TEMPO Interaktif

Tjandra Yoga:
“Sembilan Puluh Persen Pasien SARS Bisa Disembuhkan”
WAJAHNYA muncul di mana-mana pada hari-hari ini: di televisi, di seminar, bahkan di ruang-ruang redaksi media massa. Jabatan “tidak resmi”-nya: juru penerang SARS—setidaknya itulah julukan terbaru yang dia terima. TEMPO Interaktif

Kwik Kian Gie:
“Harusnya Mereka Cuma Mengacak-acak Saya”
Peraturan yang disusun dan diajukan Departemen Keuangan ini memangkas peranan Bappenas dalam menyusun anggaran pembangunan. Menteri Negara Perencanaan Pembanguan Nasional/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie menduga Bank Dunia bermain di sini. TEMPO Interaktif

Dachlan Abdul Hamied:
"Sekarang Saya Tidur di Kursi"
SERANGAN Amerika ke Irak telah melipatgandakan kesibukan Dubes Indonesia untuk Irak Dachlan Abdul Hamied. Hari-harinya diisi melayani warga Indonesia yang hendak dievakuasi dan mengkontak dengan dubes negara sahabat soal sikap Indonesia. TEMPO Interaktif

Roger Alexander Hill:
“Kalau Perang Kota, Amerika Bakal Keok”
Roger Alexander Hill bertahun-tahun bertugas dalam Komisi Khusus PBB di Irak. Ia merekam pengalaman panjang dan unik. Hill dan rekan-rekannya bertugas menyelidiki senjata-senjata pemusnah massal Irak yang harus dilenyapkan. TEMPO Interaktif

Muhammad Al-Dauri:
“Amerika Tak Mungkin Memenangkan Perang Ini”
AMERIKA Serikat, dan sekutunya, akhirnya menyerang Irak. Namun Duta Besar Irak untuk PBB, Muhammad Al-Dauri, yakin Amerika tidak mungkin memenangkan perang ini. TEMPO Interaktif

Bambang Harymurti:
“Kasus Kekerasan Ini Bukan Delik Aduan”
PEKAN lalu kesibukan Pemimpin Redaksi Tempo Bambang Harymurti bertambah. Selain soal-soal manajemen keredaksian yang sehari-hari ditanganinya, ada pekerjaan tambahan. Tampil di banyak mimbar diskusi. TEMPO Interaktif

Tomy Winata:
“Saya Mendukung Pelakunya Ditangkap”
Tomy Winata bertahan bahwa dia tak pernah memerintahkan aksi penyerangan ke kantor majalah Tempo. Tetapi David dan Teddy Uban memang orang-orang yang bekerja dengan Tomy. TEMPO Interaktif

Agum Gumelar:
“Saya Butuh Orang Yang Punya Komitmen Pada Olahraga”
AGUM Gumelar akhirnya sampai di puncak organisasi olahraga nasional. Kamis dua pekan lalu, ia menyabet lebih dari separuh suara peserta musyawarah olahraga nasional dalam perebutan Ketua Umum KONI periode 2003-2007. TEMPO Interaktif

Sudwikatmono:
“Tidak Benar The Gang of Four Bubar”
Bapak empat anak ini tidak malu mengakui bahwa hidupnya ikut berkibar dengan naiknya kakak sepupunya menjadi penguasa Orde Baru. Maka, dengan tahu diri, ia rela kilaunya turut meredup seiring runtuhnya kekuasaan Soeharto. TEMPO Interaktif

Dubes Irak Naji Al-Hadifi:
“Irak Terpaksa Akan Membela Diri”
SEJAK Presiden Amerika Serikar George W. Bush melontarkan tuduhan bahwa pemerintahan Presiden Irak Saddam Hussein menyimpan senjata pemusnah massal, perhatian dunia pun lantas tersedot isu ini. TEMPO Interaktif

Ali Imron:
“Saya Tak Menyangka akan Jadi Bintang Lapangan”
DI layar televisi, dia memang menjadi “bintang”. Melalui saluran televisi Reuters dan CC, Ali Imron, tertuduh pelaku peledakan bom Bali, menjelaskan proses pembuatan bom itu tanpa beban. TEMPO Interaktif

Dachlan Abdul Hamid:
“Kondisi di Irak Rileks-rileks Saja”
AMERIKA Serikat ngotot melakukan serangan ke Irak. Akibatnya, banyak negara yang harus mengungsikan warganya yang berada di sana. Termasuk Indonesia. Seberapa genting sebenarnya kondisi di Irak? TEMPO Interaktif

Muzakir Manaf :
“Saya Hanya Memikirkan Soal Angkatan Perang”
HARI Minggu 9 Februari lalu, Aceh Nangroe Darusalam memasuki tahap penting dari proses perdamaian daerah itu. Mulai tanggal itu, setelah melewati trust building, membangun rasa saling percaya, Aceh masuk ke tahap demiliterisasi. TEMPO Interaktif

Thomas Franck :
“Masih Ada Kasus Persengketaan Lainnya”
EPISODE kalahnya Indonesia di Mahkamah Internasional dalam kasus sengketa pulau Sipadan dan Ligitan dengan Malaysia belum usai. Sejumlah anggota DPR mengajukan usul penggunaan hak interpelasi untuk meminta penjelasan pemerintah soal kekalahan itu. TEMPO Interaktif

Ja’far Umar Thalib :
“Saya Akan Gugat Balik Polisi”
PENGADILAN Negeri Jakarta Timur memvonis bebas bekas panglima Laskar Jihad Ja’far Umar Thalib. Majelis Hakim menyatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang menyatakan Ja’far melakukan penghasutan dan menghina Pemerintah Republik Indonesia sama sekali tidak terbukti. TEMPO Interaktif

Jenderal Endriartono Sutarto:
“Saya Akan Umumkan Sendiri Investigasi Kami”
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto merasa gerah setelah membaca laporan The Washington Post yang menyebut Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan dirinya di balik serangan berdarah di Timika, Papua. TEMPO Interaktif

Hasan Basri Passe :
“Kami Sekarang Memang Merasa Lega”
MAJELIS hakim banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjatuhkan putusan yang menguatkan vonis pengadilan tingkat pertama yang menilai Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung bersalah atas korupsi dana Bulog senilai lebih dari Rp 40 miliar. TEMPO Interaktif

Muchyar Yara :
“Mereka Orang-orang Di Luar Main Stream
Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan adanya upaya menjatuhkan pemerintahan. Pernyataannya dianggap penting, sebab berdasar pasokan data dari Badan Intelijen Negara (BIN). Apa sesungguhnya rekomendasi badan intelijen ini? TEMPO Interaktif

Mayjen Sriyanto Muntasram:
“Saya Percaya Kepada Hukum, Kok”
TUJUH anggota Kopassus yang didakwa membunuh Ketua Dewan Presidium Papua Theys Hiyo Eluay disidangkan di Mahkamah Tinggi Militer Surabaya, pekan lalu. Ada yang istimewa dalam persidangan itu: kehadiran sang Danjen, Mayor Jenderal Sriyanto Muntrasan. TEMPO Interaktif

Jusuf Syakir :
“Ada Perlawanan Diam-diam Kepada KPKPN”
SERANGAN Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) kepada Jaksa Agung MA Rachman ternyata belum tamat. Pekan lalu mereka menemukan ada sembilan nama berbeda dalam dokumen kekayaan Rachman yang berada di tangan KPKPN. TEMPO Interaktif

Jenderal Ryamizard Ryacudu:
“Kalau Tentara Sudah Marah, Bahaya”
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Ryamizard Ryacudu menilai, keberadaan militer di wilayah-wilayah konflik adalah atas kebijakan pemerintah. TEMPO Interaktif

Hassan Wirajuda:
“Tak Ada Lagi Pulau yang Menjadi Sengketa”
Telepon berdering di ruang kerja Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda pada pukul enam petang, Selasa (17/12). Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Muhammad Yusuf, mengabarkan berita penting dari Den Haag: Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia atas Indonesia dalam sengketa Pulau Sipadan dan Ligitan. TEMPO Interaktif

Dato' Rastam Mohammad Isa:
“Hubungan Indonesia-Malaysia Akan Tetap Baik”
Kemenangan Malaysia atas Indonesia dalam kasus sengketa kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan, yang diputuskan Mahkamah Internasional 17 Desember lalu, menimbulkan rasa kecewa dari masyarakat Indonesia. TEMPO Interaktif

Azyumardi Azra:
”Mereka Menganggap Berpolitik Dengan Kekerasan Lebih Efektif”
Menjelang akhir Ramhdhan lalu, Azyumardi Azra meluncurkan enam buku. Salah satunya mengulas sejarah radikalisme berlabel agama. Entah kebetluan atau tidak, tema ini tampaknya sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini. TEMPO Interaktif

Ulil Abshar-Abdalla:
"Fatwa itu Lemah, tapi Mengkhawatirkan"
Sebuah kolom berjudul "Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam" pada 18 November 2002 di sebuah koran Ibu Kota. Artikel ini kontan menyulut kontroversi di beberapa kalangan. Reaksi paling keras datang dari Forum Ulama Umat Indonesia di Bandung. TEMPO Interaktif

Mayjen Sriyanto Muntrasan:
“Semua di Bawah Kendali Saya”
TEPAT di hari ulang tahunnya yang ke-52, 28 Oktober kemarin, Mayjen Sriyanto Muntrasan meraih brevet terjun bebas. Seminggu kemudian, giliran karier lulusan akademi 1974 ini yang terancam “terjun bebas”. TEMPO Interaktif

Neil Mules:
"Tak Perlu Berpura-pura Australia dan Indonesia Sama"
HUBUNGAN Indonesia dan Australia seperti dua orang berpacaran. Ada masa mesra, ada saat hubungan keduanya mendingin. Kondisi ini juga terjadi ketika peristiwa bom Bali meledak, dan periode sesudahnya. TEMPO Interaktif

I Made Mangku Pastika:
“Amrozi Mengaku Sebagai Pelaku Peledakan Bom Bali”
Latar belakangnya sebagai reserse membuat Pastika mengaku: "… selalu bergerak berdasarkan data lapangan dari tempat kejadian perkara. Hal-hal di luar itu adalah penunjang," ujarnya kepada TEMPO. Dia mengakui, ada beragam analisis berkaitan dengan bom Bali, tapi semua itu harus dibuktikan benar, sebelum menuduh. TEMPO Interaktif

Marty Natalegawa:
“Kita Butuh Kawan, Bukan Lawan”
Departemen Luar Negeri dituding lemah dalam menjalankan misi perlindungan warga negara. Reaksi Departemen ini yang dinilai tidak tegas dianggap menjadi pemicu kurang dihargainya keberadaan WNI di luar negeri. Betul begitu? TEMPO Interaktif

Jenderal (Purn.) Wiranto:
“Mana Ada Pengadilan yang Terdakwanya Harus Salah”
Kehadiran mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Wiranto dalam sidang kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat Timor Timur di pengadilan ad hoc HAM Jakarta Pusat, tentu menarik perhatian. TEMPO Interaktif

Arief Budiman:
“Amerika dan Militer Lebih Diuntungkan”
BOM meledak di Bali dan Australia pun tersengat. Ledakan di pusat pariwisata pulau dewata itu disebutkan mengakibatkan jatuhnya korban terbanyak dari warga negara Kangguru. TEMPO Interaktif

Datuk Anwar Ibrahim:
“Pemilu Malaysia Mirip Orde Baru di Indonesia”
Pengacara senior Indonesia, Adnan Buyung Nasution, pekan lalu diusir dari Malaysia. Atas peristiwa ini, ia menyebut pemerintah negara ini masih menjalankan represi politik. Betulkah sinyalemen ini? Apa kata bekas Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim? TEMPO Interaktif

Indira Damayanti Bambang Sugondo:
“Saya Sanksi Hal itu Bisa Diperbaiki”
DUA pekan terakhir berita penyuapan kepada para wakil rakyat terus bergulir. Yang terakhir adalah soal duit haram dari BPPN kepada sejumlah anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR dari Fraksi PDIP dalam sebuah pertemuan di Park Lane Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, tiga bulan lampau. TEMPO Interaktif

DR. A.C. Manullang :
“Umar Al-Faruq itu Direkrut Oleh CIA”
SEBUAH ledakan granat mengguncang Jakarta, Senin (23/9) dini hari. Orang pun lalu mengaitkan peristiwa ini dengan isu terorisme yang dua pekan ini santer diberitakan media massa. Termasuk kemungkinan peranan Amerika Serikat sebagai salah satu sasaran teror. Tapi betulkah demikian? TEMPO Interaktif

Abu Bakar Ba’asyir:
“Saya Tak Kenal Umar Al-Faruq”
DI mata media Barat, dia kini jadi begitu penting. Majalah terbesar di dunia, Time, pekan silam mengutip laporan CIA bahwa pemimpin spiritual Jamaah Islamiyah Abu Bakar Ba’asyir “terlibat dalam berbagai plot.” TEMPO Interaktif

Abdul Hakim Garuda Nusantara:
“Persoalan HAM Bukan Semata-mata Perkara Hukum”
Untuk pertama kali posisi Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dipegang aktivis lembaga swadaya masyarakat. Pekan lalu, Abdul Hakim Garuda Nusantara terpilih menduduki kursi itu. TEMPO Interaktif

Suhardiman :
“Golkar Bakal Nomor Satu dalam Pemilu Mendatang”
Protes berdatangan. Aroma persaingan untuk berebut kursi nomor satu partai utama Orde Baru itu merebak. Mereka khawatir status Akbar sebagai terpidana akan berpengaruh terhadap citra Golkar. Tetapi tak semua. Suhardiman, sesepuh dan pendiri Partai, dengan tegas menyatakan dirinya tak khawatir sedikitpun. TEMPO Interaktif

Fahmi Idris:
“Konflik Internal Tak Bisa Dihindari Lagi”
Vonis sudah jatuh. Tapi pertarungan Akbar di Golkar, partai besar itu, boleh jadi baru akan dimulai. Bila adegan itu boleh dipindahkan ke panggung lakon, Ketua Umum Akbar Tandjung seolah terkapar di tengah padang seusai pertempuran besar di pengadilan. TEMPO Interaktif

Duta Besar Hadi A. Wayarabi Alhadar
“Tidak Ada Pengusiran TKI dari Malaysia”
Kelambatan pemerintah Indonesia mengantisipasi persoalan tenaga kerjanya (TKI) di Malaysia telah mengecewakan banyak pihak. Salah satu pihak yang banyak disorot adalah Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, termasuk sang duta besar beserta jajarannya. TEMPO Interaktif

Akbar Tandjung:
“Saya Akan Tetap Memimpin Golkar”
Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, akan menerima putusan majelis hakim atas kasus dugaan korupsi dana nonbujeter Bulog sebesar Rp. 40 miliar yang didakwakan kepadanya. Bagaimana ia bersiap menghadapi putusan itu? TEMPO Interaktif

Jampidsus Haryadi Widyasa:
”Digugat-Gugat, Kami Telan Saja”
Banyak pengamat hukum yang menilai Kejaksaan Agung di bawah Jaksa Agung Muhammad Abdul Rachman tak menunjukkan kinerja yang bagus. Ini, tentu saja, mereka bantah. “Kami sudah mencapai prestasi luar biasa,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Haryadi Widyasa. TEMPO Interaktif

Tommy Soeharto:
“Bagaimana Mau Menyesuaikan Diri?”
PADA hari kemerdekaan Indonesia, Tommy menjadi tidak merdeka. Ia, dengan seragam biru narapidana Lapas Batu Nusakambangan, berdiri di barisan narapidana dan mengikuti upacara. Ironis. Enam tahun silam, ia mengikuti perayaan 17 Agustus di Istana Merdeka bersama sang ayah yang begitu berkuasa. TEMPO Interaktif

Arief Budiman:
“Nasionalisme Rentan Terhadap Manipulasi”
Sosiolog ini seperti tak pernah berhenti bersikap kritis terhadap pemerintah. Sudah sejak masa Soekarno, ia menjadi pengkritis kebijakan pemerintah. Langkah yang terus dilakukannya ketika tongkat presiden di tangan Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan kini Megawati Sukarnoputri. Adakah kritiknya yang sambung-menyambung ini bentuk nasionalismenya? TEMPO Interaktif

Sophan Sophian:
“Nasionalisme Kita Sekarang di Titik Nol”
INI soal klise: mengaitkan ulang tahun kemerdekaan Indonesia dan nasionalisme. Tema yang berulang. Tapi mantan ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di MPR ini punya jawaban berbeda. “Saat ini nasionalisme kita bernilai nol,” kata dia. TEMPO Interaktif

Wan Azizah Wan Ismail
“Kami Tidak Lagi Punya Ruang Bercakap”
Perjuangannya dimulai sejak memutuskan menerima pinangan Anwar Ibrahim, mantan deputi perdana menteri Malaysia. Sejak suaminya ditangkap pada 1998, ia pun berkeliling ke seluruh penjuru Malaysia mencari dukungan untuk gerakan reformasinya. TEMPO Interaktif

Praktisi Hukum Todung Mulya Lubis:
”Golkar Kalah Progresif Dibanding TNI”
SIDANG Tahunan MPR akhirnya menyetujui dibentuknya sebuah komisi konstitusi. Lembaga ad hoc yang bertugas menyelaraskan pasal-pasal hasil amandemen terhadap UUD 1945. TEMPO Interaktif

Gubernur Aceh Abdullah Puteh:
“Yang Terbaik, Dengarkan Aspirasi Rakyat Aceh”
PEKAN ini, jika tak ada perubahan kebijakan, Pemerintah Indonesia akan memutuskan kelanjutan upaya penyelesaian konflik Nangroe Aceh Darusalam. Ada tiga opsi kebijakan yang ramai diperbincangan dan kemungkinan akan diambil pemerintah: tertib sipil, darurat sipil, atau darurat militer. TEMPO Interaktif

Ketua PAH I MPR, Jacob Tobing
"Ada yang Memang Menolak Demokrasi"
BISIK-bisik pro dan kontra amandemen konstitusi menjadi suara berisik begitu Sidang Tahunan MPR dibuka pekan ini. Bagaimana sesungguhnya proses perubahan UUD itu? Kenapa Ketua Panitia Ad Hoc I Badan Pekerja MPR Jacob Tobing, menilai mereka yang menolak amandemen sebagai anti-demokrasi. TEMPO Interaktif

Ketua MPR Amien Rais
They Don’t Know What They’re Talking About
Ketua MPR Amien Rais tampak amat sibuk sepekan terakhir. Maklum hajatan besarnya, Sidang Tahunan MPR yang ketiga sejak Pemilu 1999, sudah di ambang mata. Bagaimana persiapan acara tahunan itu? Bagaimana pula dengan sejumlah isu yang membayanginya, seperti kebuntuan amandemen dan kocok ulang? TEMPO Interaktif

Kwik Kian Gie:
Tokoh PDIP Jual Kekuasaan
Kwik Kian Gie tak pernah berhenti meradang. Ekonom lulusan Rotterdam, Belanda itu amat gelisah dengan bayangan gelap Indonesia. “Bahkan hancur lebur,” ujar Ketua Bappenas/Menteri Negara Perencanaan Pembangunan itu. Hutang bertumpuk ribuan triliun rupiah. TEMPO Interaktif

Gubernur Sutiyoso:
Yang Saya Libas Bukan Recehan
Pencalonan Letjen TNI (Pur) Sutiyoso sebagai Gubernur DKI Jakarta kedua kali, memicu kontroversi. Ia dinilai gagal memimpin ibukota. Warga PDI Perjuangan juga belum bisa melupakan tragedi 27 Juli 1996, saat dia menjabat Pangdam Jaya. Tapi, Presiden Megawati Soekarnoputri pantang mundur menjagokan Sutiyoso. TEMPO Interaktif

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Abdul Mu'ti:
Jangan Jadi Stempel Calon Presiden
Abdul Mu'ti mencuat sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah. Pada Muktamar ke-12 Pemuda Muhammadiyah, di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, 7-10 Juni, dia mengalahkan kandidat lain seperti Suyoto dan Nadjamuddin Ramli, yang disebut-sebut berafiliasi dengan Partai Amanat Nasional pimpinan Amien Rais. TEMPO Interaktif

KH Cholil Bisri:
Saya Siap Diberi Sanksi!
Tokoh Fraksi Kebangkitan Bangsa, Kiai Haji Cholil Bisri, tidak memberi suara pada Sidang Paripurna DPR, yang menentukan Pansus Buloggate II. Ulama NU dari Rembang, yang menduduki Wakil Ketua MPR itu, mengaku tak punya niat menggembosi suara FKB. Lalu, mengapa dia ke luar ruang sidang saat voting? TEMPO Interaktif

Mendagri Hari Sabarno:
Otonomi Tak Bisa Seratus Persen
Sejumlah isu bermunculan setelah pemerintah memberlakukan otonomi daerah. Sebut saja gagasan pemilihan kepala daerah secara langsung, yang mencuat lagi terkait suksesi Gubernur DKI Jakarta. Ada pula keinginan daerah untuk meninjau lagi pembagian hasil kekayaan, juga soal sengketa tapal batas seperti perebutan Kepulauan Seribu antara DKI Jakarta dan Provinsi Banten. TEMPO Interaktif

Aberson Marle Sihaloho
PDI Perjuangan Telah Teledor
Kontroversi mewarnai amandemen konstitusi. Tak terkecuali di tubuh PDI Perjuangan. Pro kontra menyeruak: satu kelompok mendesak jalan terus amandemen tahap keempat, kelompok lain di PDIP menolak. Yang mengemuka soal pemilihan presiden langsung, kendati itu sudah disetujui pada amandemen tahap ketiga di Sidang Tahunan MPR tahun 2001. TEMPO Interaktif

Laksamana Pertama TNI Ishak Latuconsina:
Malaysia Telah Okupasi Sipadan
Indonesia dan Malaysia baru saja menyelesaikan persidangan atas Pulau Sipadan dan Ligitan, 3-12 Juni silam, yang digelar Mahkamah Internasional (International Court Justice), di Den Haag, Belanda. TEMPO Interaktif

Andi Alfian Malarrangeng
Calon Gubernur Jakarta…Selesai!
Letnan Jenderal TNI (Pur) Sutiyoso mencuat sebagai calon Gubernur Jakarta kedua kali. Posisinya sangat kuat, didukung Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wapres Hamzah Haz, yang memimpin dua partai besar: PDI Perjuangan dan PPP. TEMPO Interaktif

Mayjen TNI Djoko Santoso
Tiga Langkah Tangani Maluku
Dia belum lama menyandang jabatan itu, tapi semua mata sudah menyorot. Apa yang akan dikerjakan Mayjen TNI Djoko Santoso, Panglima Kodam Pattimura sekaligus Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan Maluku? TEMPO Interaktif

Adi Sasono
Bangsa Ini Sudah Compang-camping
Bukan Adi Sasono jika tidak mengundang kontroversi. Aktivis LSM yang pernah menjadi Menteri Koperasi di era Presiden B.J. Habibie ini malah pernah mendapatkan gelar Most Dangerous Man dari Asiaweek. TEMPO Interaktif

Arifin Djunaidi
Taufik Kiemas Janji Bantu PKB
Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya, Jakarta, kedatangan tamu istimewa, Selasa (4/6). Taufik Kiemas, suami Presiden Megawati Soekarnoputri, keluar dari mobil. Ia menyalami KH Abdurrahman Wahid, lalu mencium tangan Ketua Dewan Syuro DPP PKB 'Kuningan' itu. TEMPO Interaktif

Hamzah Haz
Saya Selalu Akomodatif
Hamzah Haz bukan Ismail Hasan Metareum, Ketua Umum DPP PPP periode 1988-1998, yang tampil sejuk. Dia juga tidak seperti HJ Naro, pendahulu Buya Ismail, yang menjinakkan PPP sebagai anak manis Orde Baru. TEMPO Interaktif

Syafruddin Temenggung
Tak Ada Titipan Siapapun
Memimpin Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), bagi Syafruddin Arsyad Temenggung sepertinya soal gampang. Mau bukti? Masalah asset transfer kit (ATK) yang bermasalah sejak diserahkan ke BPPN, katanya akan diselesaikannya dalam waktu 1,5 bulan. TEMPO Interaktif

M. Saleh Latuconsina
Masa tidak Ada Rekayasa
GELAR Penguasa Darurat Sipil sebentar lagi tanggal dari pundak M. Saleh Latuconsina. Gubernur Maluku ini memperoleh mandat tersebut untuk meredam konflik di kampung halamannya sejak Januari 1999. Jabatan ini pula yang membuat Saleh menjadi bidikan kritik Panglima Laskar Jihad dan konon membuat TNI jadi setengah hati untuk bertindak tegas mengatasi pertikaian di sana. TEMPO Interaktif

Samudra Sukardi
Ini Pemerintah Apa?
SETELAH menjadi calon sangat kuat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, Samudra Sukardi akhirnya batal menempati jabatan itu. Yang dilantik justru Indra Setiawan, Advisor Keuangan Garuda. Ia mengaku ditekan untuk mengundurkan diri dari pencalonan, malah sempat ditawari jadi dubes. TEMPO Interaktif

Z.A Maulani
BIN Jadi Alat Kekuasaan
Mantan Kepala Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara) era Presiden Habibie, Z.A Maulani mengaku gusar melihat Badan Intelijen Negara (BIN). Ia mengritik posisi BIN yang setingkat Menteri Negara. Belum lagi soal adanya pengangkatan seorang pejabat negara sebagai agen BIN. Simak perbincangannya dengan Martua Manullang dari Tempo News Room. TEMPO Interaktif

Dr. Musa Abu Marzouk
Intifada tak akan Berakhir
Dia adalah orang yang paling dicari Amerika Serikat. Jabatannya juga seram: Pemimpin Politik Hamas, berkantor di Damaskus, Suriah. Dialah Dr. Musa Abu Marzouk. Ia ditahan di Amerika tahun 1995 karena dituduh melakukan pengumpulan dana untuk Hamas, kemudian dideportasi ke Yordania setelah sebelumnya terbesit kabar akan dikirim ke Israel. TEMPO Interaktif

Prof Baruch Kimmerling
Kejahatan Perang Israel
Profesor Kimmerling adalah satu dari segelintir intelektual Yahudi yang menolak cara-cara Israel memperlakukan Palestina. Pengajar di Departemen Sosiologi dan Anthropology Universitas Hebrew di Jerusalem menuduh pemerintah Israel dan sebagian besar rakyatnya bersifat fasis. TEMPO Interaktif

Tamsil Linrung
Sasarannya Amien Rais
AWALNYA mungkin tak banyak yang tahu siapa Tamsil Linrung. Namun, sejak pertengahan bulan lalu namanya tiba-tiba menjadi terkenal. TEMPO Interaktif

Ribhi Awad, Duta Besar Palestina di Indonesia
"Kita Tak Bisa Abaikan Fakta Bahwa Israel Terkuat di Timur Tengah"
Palestina sedang menjadi perhatian dunia. Pasukan Israel mengurung Presiden Otoritas Palestina, Yasser Arafat, di kantornya, Ramallah. Israel juga mengepung Gereja Kelahiran Yesus di Betlehem. TEMPO Interaktif

Letjen TNI Ryamizard Ryacudu, Pangkostrad
'Saya tidak Bicara Politik'
Jenderal yang profesional. Militer tulen. Itulah pengakuan banyak kalangan, termasuk rekan-rekan seprofesinya. Pangkostrad Letjen TNI Ryamizard Ryacudu memang tak ingin menceburkan diri dalam kancah perpolitikan yang hingar bingar. TEMPO Interaktif

Maksum Zuber S., Ketua Umum Barisan Muda NU
"Kehadiran Peres Ditentang Tetapi Kita tidak Pernah Menentang Konsep dari Yahudi"
Barisan Muda Nahdlatul Ulama (BMNU) membuat kejutan. Tiba-tiba saja mereka mengumumkan telah mengundang Menlu dan bekas Perdana Menteri Israel, Shimon Peres, untuk datang ke Indonesia. TEMPO Interaktif

Permana Agung, Dirjen Bea Cukai
"Tidak Mungkin Hanya Bea Cukai Sendirian yang Menertibkannya"
Indonesia memiliki kekayaan hutan yang luar biasa. Kekayaan ini yang membuat penyelundupan seperti tumbuh subur. Tidak heran, Bea Cukai harus bekerja keras menangani masalah ini. TEMPO Interaktif

Ishadi SK, Presiden PT Televisi Transformasi Indonesia
"TV Swasta Orientasinya harus Earning, Bukan Spending Seperti TVRI"
Jumlah stasiun televisi hampir berlipat dua dalam setahun ini. Dari enam stasiun televisi, termasuk TVRI yang dikelola pemerintah, kini bertambah lima. TEMPO Interaktif

Dimyati Hartono
Tenaga Saya Tidak Dibutuhkan Lagi di PDIP
Bulan lalu, Februari 2002, Dimyati Hartono menyatakan mundur dari DPR/MPR. Sekaligus, ia mundur dari PDIP. Anggota Dewan Penasehat PDIP merasa tidak sejalan lagi dengan kebijakan partai itu. TEMPO Interaktif

Amien Rais, Ketua Umum Partai Amanat Nasional
"Saya Mundur akan Punya Dampak Domino"
Ketua MPR Amien Rais akhirnya menerima hasil Rapat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) yang diperluas. Amien memutuskan untuk tetap menyandang jabatan Ketua Umum PAN. TEMPO Interaktif

Dr Harold Crouch, Pengamat Politik Indonesia
"Di Maluku, Makin Keras Tindakan Aparat Makin Kencang Perlawanan Mereka"
Pertikaian antara masyarakat Kristen dan Muslim di Maluku tidak juga selesai. Perundingan masyarakat Kristen dan Muslim Maluku di Malino, Sulawesi Selatan, menciptakan harapan perdamaian di tanah itu muncul kembali. TEMPO Interaktif

Dita Indah Sari, Aktivis Perburuhan
"Tidak Relevan Pengusaha Ribut soal Kenaikan Upah yang Menurunkan Kemampuan Produksinya"
Asosiasi Persepatuan Indonesia, pada awal pekan ini di DPR, mengeluhkan dua hambatan besar yang menganggu aktivitas mereka dan salah satunya adalah sikap para pekerjanya. Sikap para buruh yang cenderung permisif dan kebijakan pemerintah yang populis, misalnya menaikkan upah minimal, menjadikan industri sepatu Indonesia berkurang daya saingnya. TEMPO Interaktif

Sumita Tobing, Direktur Utama TVRI
"Saya Belajar di TVRI Sehingga Saya Tahu Kalau Mereka Mampu"
Direktur Utama TVRI, Sumita Tobing, membuat nama TVRI kembali menyeruak ke media massa. Di saat TVRI menghadapi televisi swasta yang lebih muda, segar, dan menarik, Sumita Tobing yang baru memimpin beberapa bulan malah menghadapi penentangan dari dalam. TEMPO Interaktif