[an error occurred while processing this directive]
Senja Kala Akbar di Senayan
09-09-2002
Hanya satu hal yang bisa dipuji dari Akbar Tandjung setelah vonis tiga tahun penja-ra dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Yakni, caranya menjaga kesehatan sehingga ia tetap bisa bertahan mengikuti berbagai rapat sampai larut malam. Bayangkan ketahanan fisik Akbar. Ketika mengikuti pembacaan vonis yang hampir berlangsung seharian, ia belum tidur karena semalaman melakukan wirid di kantor DPP Golkar. Hari-hari setelah vonis jatuh, ia terus memimpin rapat, baik di rumahnya maupun di hotel tempat pengurus DPD Golkar menginap. Luar biasa.
TEMPO Interaktif
Rekayasa Terakhir Menjelang Vonis
02-09-2002
TIDAK sabar lagi orang menunggu putusan hakim yang mengadili bekas Menteri-Sekretaris Negara Akbar Tandjung, sekarang Ketua DPR dan Ketua Partai Golkar. Vonis akan dijatuhkan Rabu, 4 September, pekan ini, tapi orang tidak bisa menahan diri dan sudah memberikan reaksi jauh sebelumnya.
Komentar publik bermacam-macam bunyinya. Semua yang bisa dianggap mempengaruhi jalannya peradilan diucapkan terbuka begitu saja, walaupun mungkin tanpa sengaja atau tak disadari akibatnya.
TEMPO Interaktif
Akibat Pergaulan Gaib
26-08-2002
Kisah penggalian harta karun di Prasasti Batutulis, Bogor, sebenarnya menarik untuk dipentaskan Ketoprak Humor. Materi cerita cukup lucu. Lagi pula banyak sudut pandang (angle) yang bisa ditampilkan. Tentang keputusasaan karena tak mampu membayar utang. Tentang mimpi-mimpi bagaimana memperoleh harta dengan cara gampang. Tentang klenik mengenai lempengan emas, bahkan disebut-sebut kereta kencana emas. Lalu, tentang petinggi negeri yang keilmuannya tidak diragukan tetapi tiba-tiba saja menjadi konyol. Pepatah lama bilang: "panas setahun dihapuskan hujan sehari".
TEMPO Interaktif
Laporan dari Nusakambangan
19-08-2002
ADA dua sisi ekstrem dalam melihat kasus Hutomo Mandala Putra. Dari sisi putra bungsu Soeharto dan keluarga serta karibnya, yang terlihat adalah kisah "derita tiada akhir". Sementara itu, dari kacamata orang ramai, yang tersimpulkan adalah "keistimewaan tiada ujung". Yang terakhir ini terutama dipicu oleh pengumuman resmi pemerintah tentang pemberian potongan masa tahanan satu bulan kepada Tommy Soeharto, 17 Agustus lalu. Padahal vonis Tommy belum genap sebulan dijatuhkan.
TEMPO Interaktif
Komisi Konstitusi
12-08-2002
Seakan tak pernah ada hentinya wakil rakyat di MPR membuat orang kecewa, sementara pihaknya sendiri merasa telah berbuat sesuatu yang berharga. Kontradiksi penilaian ini terjadi lagi untuk Ketetapan MPR tentang Pembentukan Komisi Konstitusi, yang dibuat dalam rangkaian penyelesaian amandemen konstitusi.
Kebanyakan fraksi di MPR merasa lega dan bangga bisa mencari jalan keluar, te-tapi banyak—setidak-tidaknya di kalangan yang menaruh perhatian—yang menyesalinya.
TEMPO Interaktif
Indonesia Baru atau Dulu
06-08-2002
Sidang Tahunan MPR 2002 sedang menyelesaikan proses terakhir amandemen UUD 1945, tetapi bayang-bayang kegagalan mulai menebal di Senayan. Walau kesudahannya belum pasti, kalau masuk ke jalan buntu, krisis konstitusi pasti terjadi akibat proses amandemen yang terbengkalai. Negeri Indonesia bisa urung menjadi baru, dan bisa mundur ke yang dulu.
TEMPO Interaktif
Mengapa Hanya 15 Tahun
29-07-2002
Vonis itu jatuh sudah. Lima belas tahun penjara bagi Hutomo Mandala Putra alias Tommy. Putra bungsu bekas presiden Soeharto ini dianggap majelis hakim terbukti menyimpan senjata api dan amunisi gelap di dua tempat, kabur dari hukuman, danini yang paling beratmembujuk orang lain agar membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita.
Hukuman ini jelas terlalu ringan. Bagaimana tidak. Pelaku pembunuhan, Maulawarman dan Noval Hadad, telah mendapat vonis seumur hidup.
TEMPO Interaktif
Awas Bahaya Kuning!
22-07-2002
Di pusat dan di daerah-daerah, berduyun-duyun kader Golkar menanggalkan jas kuningnya dan menukarnya dengan kartu anggota PDI Perjuangan. Jumlahnya relatif besar, prosesnya mudah dan mulus, serta banyak yang langsung menempati posisi penting.
Gejala ini dimulai semenjak gerakan reformasi berhasil melengserkan Soeharto, dan makin meningkat sesudah Habibie juga jatuh. Kesan yang timbul ialah tubuh PDI Perjuangan telah dirasuki Golkar, pendukung Orde Baru. Ini dianggap sebagai masalah.
TEMPO Interaktif
Apa yang Kau Bisikkan, Theo?
15-07-2002
KABUT kekecewaan sedang menyelimuti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan belakangan ini. Sampai-sampai seorang anggota DPR dari partai berlambang banteng itu, Nyonya Indira Damayanti Sugondo, mengirim surat pengunduran dirinya dari Senayan pekan lalu. Ia, seperti banyak pendukung PDIP lainnya, kecewa karena merasa semangat reformasi telah meninggalkan partai pemenang Pemilihan Umum 1999 ini.
TEMPO Interaktif
Di bawah Naungan Beringin
08-07-2002
PDI Perjuangan dan Partai Golkar bergandengan tangan, reformasi bisa-bisa menjadi korbannya. Pertalian dua kekuatan terbesar hasil Pemilu 1999 ini mengundang perhatian setidak-tidaknya lantaran dua perkara yang sedang ramai dibahas orang: pencalonan Gubernur DKI Sutiyoso dan penolakan terhadap Panitia Khusus Buloggate II.
TEMPO Interaktif
Kejarlah Tommy, Dia di Cendana
01-07-2002
Tommy Soeharto ternyata bukan buron, karena yang harus memburu tahu di mana dia berada ketika dia menghilang. Kepada majelis hakim yang mengadili perkara pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita, dengan tenang terdakwa Tommy Soeharto menceritakan bahwa selama buron ia sering mondar-mandir ke Jalan Cendana, menginap di sana. Dia tidak ditangkap, karena "sudah ada koordinasi dengan aparat".
TEMPO Interaktif
Manulife Kalah, Kanada Mengancam
24-06-2002
Hubungan antara investasi modal asing dan hukum di Indonesia tecermin pada kasus PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (AJMI), sebuah perusahaan asuransi yang berjalan baik dan keuangannya pun sehat dan lancar tapi diputus pailit pada 13 Juni lalu oleh Pengadilan Niaga Jakarta. Walaupun tidak serta-merta terjadi, bila ada kepastian hukum, penanam modal akan suka berusaha di sini.
TEMPO Interaktif
Skandal Penyelundupan Mobil Mewah
17-06-2002
POLISI jadi repot ketika penyelundupan mobil-mobil mewah tak hanya melibatkan bekas Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Irjenpol Sofjan Jacoeb, tapi juga menyangkut jaringan yang luas dalam sistem kepolisian sendiri. Kerja sama kriminal antara hamba wet—istilah kuno bagi polisi sebagai pengabdi undang-undang—dan pedagang mobil selundupan itu terungkap dalam pengusutan di kantor Kepolisian Resor Lebak, Banten.
TEMPO Interaktif
Perang Tentara Pembangkang di Ambon
12-06-2002
Ternyata konflik yang berkepanjangan di Maluku juga melibatkan anggota-anggota pasukan tentara dan polisi. Mereka ikut berpihak dalam pertikaian berdarah itu, bukan mengatasinya atau memadamkannya. Perkelahian antar-kelompok masyarakat jadi tampak seperti perang antar-pasukan bersenjata saja. Rupanya sudah sejak dulu ada alat negara yang ikut berkelahi, ikut menembak, membakar, dan meledakkan di kedua pihak yang berseberangan.
TEMPO Interaktif
Gerhana Bola?
03-06-2002
DEMAM Piala Dunia sudah memakan korban. Entah terkena virus bola atau kesambet jampi-jampi Afrika, sang juara bertahan Prancis ditekuk Senegal, anak bawang yang baru pertama kali ikut Piala Dunia. Virus yang sama pasti sedang menyerang dunia. Menyerang 200 negara anggota FIFA, federasi sepak bola dunia, yang jumlah anggotanya lebih banyak dari anggota PBB itu. Juga menyerang sedikitnya dua miliar manusia penggemar olahraga paling populer ini. Termasuk negeri kita, tempat sepak bola menjadi olahraga yang paling banyak dimainkan oleh 210 juta rakyat.
TEMPO Interaktif
Diakah Beking Penyelundupan itu
27-05-2002
Penyelundupan mobil mewah di Indonesia bukanlah barang baru. Di gudang Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, lebih dari seratus mobil mewah berbagai merek nongkrong tanpa pemilik yang jelas. Begitu pula di Surabaya, baik di kantor polisi maupun di kantor Bea dan Cukai. Tapi yang dikeluhkan pihak Bea dan Cukai selalu hal yang sama, penyelundup tak pernah tertangkap. "Sepertinya ada beking yang kuat, orang-orang penting," tutur mereka.
TEMPO Interaktif
Sjamsul Nursalim 'The Untouchables'
19-05-2002
Indonesia bukan Amerika Serikat. Jakarta juga bukan Chicago. Tapi sulit untuk tidak tergoda membandingkan Indonesia saat ini dengan Amerika di awal abad ke-20. Itulah saat ketika hukum begitu carut-marut di Kota Chicago, bahkan terkesan lumpuh bila menyentuh sosok Al Capone.
TEMPO Interaktif
Untuk Apa Dia Ditangkap?
13-05-2002
SEANDAINYA Thomas Hobbes masih hidup, ia akan menulis perihal Ja'far Umar Thalib dan Laskar Jihad. Soalnya, kontroversi kehadiran tokoh dan organisasi itu di Maluku menopang teori yang dikembangkannya tentang perilaku masyarakat dalam berpolitik. Pakar Inggris yang dikenal sebagai salah satu bapak teori demokrasi itu bahkan mungkin akan memutakhirkan buku klasiknya, The Leviathan, dengan tambahan bab tentang masyarakat Maluku masa kini.
TEMPO Interaktif
Bisnis Tommy di Penjara
06-05-2002
Penjara, sebagian memang cerita yang seram. Dalam novel, cerita pendek, juga lagu, penjara adalah "rumah" yang harus dihindari. Vokalis Band D'Lloyd, Sjamsudin, di tahun 1970-an merekam lagu Hidup di Bui, dan meledak di pasaran sebelum lagu itu dilarang oleh pemerintah Orde Baru. Tapi tahun 1999 lagu ini kembali dipasarkan dengan format baru.
TEMPO Interaktif
Akbar di Simpang Dusta
29-04-2002
BENANG jangan putus, tapi tepung jangan terserak. Sebagai dua politisi ulung, Akbar Tandjung dan Rahardi Ramelan tentu tahu benar arti peribahasa itu. Setidaknya, tindak-tanduk mereka seperti mengikuti peribahasa itu tatkala dugaan penyelewengan dana Rp 40 miliar dari Badan Urusan Logistik (Bulog) terungkap ke muka publik, sekitar Februari tahun 2000. Saat itu, kita tahu, keduanya seperti menjadi satu: seia sekata, segendang sepenarian.
TEMPO Interaktif
Skandal Banpres
22-04-2002
KINI semakin jelas mengapa Presiden Megawati pernah mengatakan birokrasi itu "keranjang sampah". Bayangkan, niat mulia seorang kepala negara memperbaiki kesejahteraan prajuritnya malah jadi menuai skandal politik hanya akibat konspirasi jahat di kalangan birokrat Istana. Mereka, para kawula Sekretariat Negara yang terbiasa mengabdi kepada Presiden Soeharto selama puluhan tahun, rupanya tak rela melepaskan kekuasaan ilegal yang dinikmati sejak dulu.
TEMPO Interaktif
Mengapa Kopassus 'Tersesat'
15-04-2002
SELASA ini Komando Pasukan Khusus memperingati hari jadinya yang ke-50. Lazimnya usia setengah abad dirayakan sebagai hari emas. Namun, bagi Kopassus, kabut keprihatinan masih menyelubunginya di umur istimewa ini. Apa boleh buat, keterlibatan institusi ini sebagai penyokong andalan pemerintahan Orde Baru menyebabkannya terbeban aib warisan masa lalu.
TEMPO Interaktif
Al-Aqsa dan Betlehem Terancam
08-04-2002
Yerusalem adalah sebuah ironi. Kota tua ini dianggap sebagai tempat suci oleh para penganut agama Islam, Kristen, ataupun Yahudi, tapi damai nyaris tak pernah bermukim lama di sana. Sengketa, pendudukan, dan konflik menghiasi sejarah hidupnya bagaikan sisik membungkus kulit seekor ikan. Bahkan boleh dikata kekerasan, darah, penindasan, dan air mata telah meninggalkan jejak di tanah suci ini beribu tahun.
TEMPO Interaktif
Dua Jenderal Terlibat
01-04-2002
Membunuh dengan darah dingin dan berencana, lalu bersembunyi dan menghilangkan jejak, tidak tergolong perbuatan kesatria. Medali penghargaan dan gelar pahlawan tidak bisa diberikan untuk itu kalau tentara yang melakukannya. Apalagi bila warga sipil negaranya sendiri yang dijadikan korban, bisa dikatakan itu termasuk perbuatan keji dan pengecut.
TEMPO Interaktif
'Kerajaan' Tommy di Penjara Cipinang
25-03-2002
SEBUAH lelucon sedang ramai dibicarakan para bekas dosen Pancasila, belakangan ini. Megawati, demikian humor ini bersabda, tidak boleh mengulangi kesalahan para pendahulunya jika ingin sukses sebagai orang nomor satu republik ini. Menurut para penutur dongeng politik ini, keempat Presiden RI di masa lalu terjungkal dari kekuasaan karena melanggar Pancasila.
TEMPO Interaktif
Calon-Calon Terdakwa (setelah Syahril Sabirin)
18-03-2002
Gairah baru untuk percaya tidak begitu saja bisa tumbuh pada mereka yang keburu dirundung apatisme. Satu atau dua kejutan saja belum berpengaruh pada rasa kebal terhadap gejala perubahan. Bila sikap curiga belum parah, ketika ada nama-nama besar dikenai tindakan hukum dengan cara yang di luar dugaan, wajar bila orang jadi ingin tahu bercampur berharap akan dimulainya sesuatu yang baru.
TEMPO Interaktif
Siapa Menang?
12-03-2002
Siapa yang dimenangkan, ketika akhirnya Akbar Tandjung yang Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu ditahan Kejaksaan Agung mulai Kamis malam pekan lalu? Pertanyaan semacam ini keliru diajukan, karena penahanan seorang tersangka pelaku tindak pidana bukanlah hasil suatu kontes antara pihak yang bertentangan.
TEMPO Interaktif
Duel?
09-03-2002
Bulan Februari 2002 mungkin saja merupakan bulan yang penting dalam kehidupan Wakil Presiden Hamzah Haz. Pada suatu hari di bulan Februari itu, dalam sidang kabinet yang berlangsung di Istana, Presiden Megawati Sukarnoputri secara lisan telah mengalihkan penanganan masalah-masalah ekonomi yang sukar dan berat—seperti Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS) dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)—kepada Hamzah Haz.
TEMPO Interaktif
Vila Liar Para Jenderal
26-02-2002
MEMPUNYAI vila bukanlah sebuah dosa. Siapa pun, termasuk para jenderal, boleh memilikinya. Yang menjadikannya haram adalah bila vila itu berada di kawasan yang bukan peruntukannya dantentu sajaberarti pula dibangun tanpa izin. Sebab, bila banyak yang melakukan kegiatan menyimpang ini, akan berdampak pada lingkungan bersama.
TEMPO Interaktif
Tim ’Jibril’ Mengancam Amerika?
17-02-2002
SEGEPOK dokumen ramai dibicarakan belakangan ini. Harian The Straits Times yang pertama kali mencuatkannya ke hadapan publik. Media yang dikontrol pemerintah Singapura ini mengaku mendapatkannya dari seorang jenderal Indonesia yang berdinas di instansi intelijen. Isinya, kalau dokumen ini dapat dipercaya, sungguh menghebohkan.
TEMPO Interaktif
Tenggelam di Telaga Jakarta
10-02-2002
Keterbatasan dana dijadikan kambing hitam oleh Gubernur Sutiyoso. "Kita tidak mampu karena dana yang dibutuhkan begitu besar," katanya ketika ditanya mengapa pemerintah daerah Jakarta terdadak oleh bencana banjir yang sudah diperkirakan sebelumnya.
TEMPO Interaktif
Kampanye di Air Keruh?
04-02-2002
BAYANGKAN jika rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso terletak di Kedoya atau Cipinang Muara. Di dua kawasan dari 78 titik banjir di Ibu Kota itu—meliputi 90 persen wilayah—air bah sanggup mendaki sampai wuwungan (atap) rumah. Kalau ini terjadi, Sutiyoso akan menjadi gubernur pertama Indonesia yang terpaksa dievakuasi dengan perahu karet.
TEMPO Interaktif
Ghozi, Al Qaidah, dan Megawati
27-01-2002
HEINRICH Bõll, novelis Jerman pemenang Nobel, punya buku yang layak dikenang, berjudul Hilangnya Kehormatan Katharina Blum. Di situ dia melukiskan bagaimana hidup seseorang bisa hancur hanya karena berkenalan dengan orang yang keliru.
TEMPO Interaktif
Jurus Matador Akbar
21-01-2002
PARA pendukung Akbar Tandjung sedang giat menjalankan jurus matador belakangan ini. Simaklah berbagai pengakuan pengurus Yayasan Raudatul Jannah yang semakin seru dikibas-kibas di depan hidung Kejaksaan Agung.
TEMPO Interaktif
Golkar-PDIP Pecah Kongsi
13-01-2002
Mendefinisikan Golongan Karya bukanlah pekerjaan mudah. Kendati di era reformasi sekarang ini bernama resmi Partai Golkar, kesejatiannya sebagai sebuah partai politik asli masih patut diragukan.
TEMPO Interaktif
Mister Presiden?
07-01-2002
BAGAIMANA sepatutnya seorang "bapak negara" atau "ibu negara" harus bersikap? Ini pertanyaan mudah yang sulit untuk dijawab. Soalnya, hampir tak ada rujukan yang dapat dipegang. Undang-Undang Protokol yang ada cuma menyinggung peran ibu negara. Itu pun secara tak langsung dan jauh dari lengkap.
TEMPO Interaktif
Kembalikan Kereta Api Menjadi Jawatan
03-01-2002
BILA kecelakaan kereta api mendapatkan perhatian besar, itu karena angkutan massal ini menjadi alat transportasi yang sulit diganti. Kereta yang bergandeng-gandeng ini punya daya angkut tinggi, dengan bahan bakar yang relatif ramah lingkungan. Asap dari mesin diesel lebih cepat meresap ke tanah, lagi pula sebagian besar rute kereta api berada di lingkungan bukan perumahan, melainkan kebun, sawah, hutan.
TEMPO Interaktif
Pengakuan Habibie
27-12-2001
Menjadi pensiunan bukanlah jaminan hidup tenang, terutama bila jabatan terakhir yang disandang adalah Presiden Republik Indonesia. Almarhum Sukarno menjalaninya dalam tahanan rumah. Soeharto banyak didemo atau mondar-mandir ke pengadilan dan, belakangan ini, ke rumah sakit.
TEMPO Interaktif
Pemerintah Jual, Salim Beli?
19-12-2001
DALAM aksara Cina, kata krisis diwakili oleh dua huruf—huruf pertama mengandung makna "bahaya" dan huruf yang satu lagi berarti "peluang". Keunikan aksara Cina ini sekaligus mewakili pemahaman yang dalam tentang makna krisis itu sendiri.
TEMPO Interaktif
Akbar Terpojok Siapa Senang
26-11-2001
NIAT Kejaksaan Agung untuk menuntaskan perkara dana nonbujeter Bulog sebesar Rp 40 miliar yang diterima Akbar Tandjung semakin diragukan orang banyak.
Jangankan menjadikan Akbar sebagai tersangka, kejaksaan malah terkesan
berputar-putar memeriksa saksi-saksi yang kurang prioritasnya dalam upaya
pembongkaran kasus ini.
TEMPO Interaktif
Akbar, Permainan Apa Lagi
18-11-2001
DEWAN Perwakilan Rakyat kini sedang disorot. Institusi yang baru saja menumbangkan seorang presiden ini sekarang menghadapi dilema. Akbar Tandjung, yang adalah Ketua DPR, diduga kuat terlibat penyalahgunaan dana nonbujeter Bulog.
TEMPO Interaktif
'Pemberontakan' dari Padang
14-11-2001
SEBUAH maklumat dikumandangkan di Padang, dan dunia usaha Indonesia pun geger. Rupiah langsung melemah, nilai indeks Bursa Efek Jakarta anjlok, dan tiba-tiba kekayaan banyak orang serta institusi melorot, setidaknya di atas kertas.
TEMPO Interaktif
Siapa Mau Syariat Islam
07-11-2001
SEANDAINYA umat Islam di Indonesia minoritas, soal Piagam Jakarta telah selesai sejak dulu. Masalahnya, permintaan hak eksklusif dalam sebuah negara sangat wajar dilakukan kelompok minoritas yang punya identitas khas.
TEMPO Interaktif
Akbar dan Bom Bulog
29-10-2001
PERLUKAH Akbar Tandjung diusut tuntas dalam kasus dana Bulog yang ramai belakangan ini? Kalau pertanyaan ini diajukan ke partai-partai politik di Dewan Perwakilan Rakyat, pastilah kita mendapatkan
jawaban seragam: perlu.
TEMPO Interaktif
Pengakuan Rahardi Ramelan
21-10-2001
AFGANISTAN digempur Amerika. Golkar diserang karena Akbar Tandjung, ketuanya, dalam sebuah wawancara mengaku menerima dana nonbujeter dari Bulog sebesar Rp 40 miliar. Dua serangan di dua negara itu mungkin akibatnya sama-sama "mematikan": pemerintahan Taliban lenyap (seperti cita-cita Amerika), Golkar bubar!
TEMPO Interaktif
Menabur Bom Menuai Amuk
19-10-2001
SEBUAH pepatah yang dipelesetkan mungkin layak dikirim ke Presiden Bush. Kata bijak itu berbunyi, "Siapa menabur bom akan menuai teror, siapa menebar harapan akan memanen
kejayaan." Siapa tahu, andai kata nasihat ini sampai
ke Gedung Putih, perintah penghentian aksi pengeboman ke Afganistan lantas
dikeluarkan.
TEMPO Interaktif
Tommy Lepas, Beddu Amang Diperas
09-10-2001
DUA peristiwa hukum membuat kita terkesima belakangan ini. Mula-mula keterkejutan itu muncul akibat keputusan Mahkamah Agung membebaskan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
TEMPO Interaktif
Jihad?
02-10-2001
Bagi mereka yang belakangan ini sibuk mendaftar untuk berjihad, ada baiknya membuka kembali kitab-kitab lama. Utamanya adalah kisah Ali bin Abu Thalib A.S., khalifah terakhir dan sekaligus menantu Nabi Muhammad saw.
TEMPO Interaktif
Perang Apa Melawan Siapa
28-09-2001
SEBUAH pepatah tua di kalangan polisi mungkin layak diberikan kepada Presiden George Walker Bush. Kalimat bijak itu berbunyi: "godaan terbesar bagi mereka yang memerangi kriminalitas adalah, secara tidak sadar, menjadi seperti yang diperanginya".
TEMPO Interaktif
Rame-rame Menambang Hibah di Senayan
10-09-2001
Parlemen adalah pilar penting bangunan demokrasi. Itu sebabnya kualitas institusi perwakilan rakyat ini teramat penting untuk dicermati. Bila pilar keropos, bukankah seluruh bangunan akan terancam ambruk? Sebaliknya, bila parlemen berkualitas, masa depan bangsa yang cerah adalah sebuah keniscayaan.
TEMPO Interaktif
Kasus Baru Suap Hakim Agung
27-08-2001
DARI tiga pilar penegakan hukum— polisi, jaksa, hakim—aparat yang disebut terakhirlah yang fungsinya sangat menentukan. Ibarat sepak bola, hakim adalah striker alias ujung tombak yang sangat menentukan serangan yang dibangun bahu-membahu akan menghasilkan sebuah gol atau tidak.
TEMPO Interaktif
Jaksa Agung Pilihan Tentara?
20-08-2001
TUGAS seorang Jaksa Agung di Indonesia sungguh berat. Lembaga penuntut umum yang dipimpinnya adalah ujung tombak upaya penegakan hukum pemerintah.
TEMPO Interaktif
Jaksa Agung Pilihan Tentara?
20-08-2001
TUGAS seorang Jaksa Agung di Indonesia sungguh berat. Lembaga penuntut umum yang dipimpinnya adalah ujung tombak upaya penegakan hukum pemerintah. Sementara itu, seperti dikatakan Presiden Megawati Sukarnoputri, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme merupakan amanat Majelis Permusyawaratan Rakyat yang harus segera dijalankan.
TEMPO Interaktif
Hatta dan Kepemimpinan yang Hilang
14-08-2001
SEANDAINYA Mohammad Hatta masih hidup, kita sedang merayakan hari ulang tahunnya yang ke-99 pekan ini. Boleh dibayangkan tak akan ada pesta meriah dengan musik dan dansa-dansi, tapi barangkali sebuah seminar atau peluncuran buku dengan topik yang berat.
TEMPO Interaktif
Tim Ekonomi Andalan Mega
05-08-2001
KRISIS yang dialami Indonesia saat ini sangat beragam dimensinya. Namun, bukan berarti semua persoalan harus ditangani secara bersamaan. Prioritas harus ditentukan, dan Presiden Megawati harus berani meng-ayunkan langkah yang telah dipilih.
TEMPO Interaktif
Mega dan Kabinet Bagi-Bagi
30-07-2001
Megawati Sukarnoputri dibesarkan di Istana Negara. Sejak lahir ia menjadi saksi hidup kehidupan seorang presiden yang adalah ayahnya sendiri. Kesaksian yang cukup lama.
TEMPO Interaktif
Satu Republik Dua Presiden
23-07-2001
PEKAN-PEKAN ini Indonesia boleh jadi akan jadi negara tertawaan masyarakat internasional. Bagaimana tidak, para elite Republik yang berpotensi menjadi negara demokratis ketiga terbesar di dunia ini ternyata tak mampu menyelesaikan kemelut di antara presiden dan parlemennya.
TEMPO Interaktif
Bimantoro dan Korupsi Polisi
16-07-2001
KACAU-balaunya sikap Surojo Bimantoro barangkali cermin jujur semrawutnya institusi polisi Indonesia. Jenderal polisi ini menolak mengembalikan tongkat komando kendati Presiden Abdurrahman Wahid telah resmi memutuskan penonaktifannya sebagai kepala polisi.
TEMPO Interaktif
Kisah Lopa dan (Calon) Penggantinya
13-07-2001
KETIKA jasad Prof. Dr. Haji Baharuddin Lopa diturunkan ke liang-lahat, Jumat lalu, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, se-buah poster tampak di keramaian pengantar: "Matinya Lopa bukan matinya keadilan."
TEMPO Interaktif
Serangan Balik Gus Dur
18-06-2001
PEPATAH lama mengatakan, "Mereka yang hidup di rumah kaca janganlah melempar batu." Para wakil rakyat yang punya sejarah terlibat kegiatan kolusi masa lalu agaknya lupa dengan petuah ini.
TEMPO Interaktif
Indonesia di Bawah Mega
11-06-2001
TAK mudah hidup di bawah bayang-bayang seorang Sukarno. Tapi seorang Megawati tak punya pilihan lain kecuali berada di pusatnya. Apalagi sekarang, saat putri presiden pertama Indonesia ini berada di persimpangan jalan yang penting.
TEMPO Interaktif
Bung Karno Berbisik Kembali
04-06-2001
Apa boleh buat, apa yang dibisikkan Bung Karno kepada Indonesia, pada hari ini tak akan dapat ditanyakan sendiri kepadanya. Bisik itu telah jadi sebuah teks, berupa pidato dan tulisannya, berupa inspirasi dari sosok dan katanya, berupa ingatan baik atau buruk tentang dia.
TEMPO Interaktif
Main Api dengan Dekrit
28-05-2001
Akibatnya, para birokrat sipil dan militer—yang selama masa karirnya terbiasa dengan indoktrinasi menjaga suasana serasi, selaras, dan berkesinambungan itu—jadi kalang kabut menghadapinya.
TEMPO Interaktif
Ancaman Dekrit, Tentara Menentang
21-05-2001
KATAKANLAH pada 25 Mei mendatang Presiden Abdurrahman Wahid benar-benar mengeluarkan dekrit, mungkin saja dia mampu bertahan, walau harus melewati banyak "perlawanan".
TEMPO Interaktif
Sudahlah, Gus...
14-05-2001
JIKA ada persamaan dalam sejarah kepresidenan di republik ini, barangkali itu adalah dalam perkara kegamangan untuk berhenti. Bung Karno, Soeharto, dan Habibie terlambat melakukannya dan banyak orang bertanya-tanya apakah Presiden Abdurrahman Wahid sedang menuju tempat yang sama.
TEMPO Interaktif
Pertarungan atau Sandiwara
07-05-2001
PERSETERUAN Marzuki Darusman dan Ginandjar Kartasasmita adalah sebuah simbol yang menarik. Keduanya merupakan tokoh yang dibesarkan Golongan Karya, yang kini berupaya menampilkan wajah reformis.
TEMPO Interaktif
Tergantung Megawati?
30-04-2001
SEBUAH keputusan penting akan diambil di Senayan, pekan ini. Para anggota DPR mengadakan sidang untuk menentukan apakah memorandum kedua akan dilayangkan kepada
Presiden Abdurrahman Wahid.
TEMPO Interaktif
Harta Pejabat: Kok Cuma Segini
23-04-2001
BOLEHKAH seorang pejabat mempunyai harta banyak? Pertanyaan ini menjadi topik pembicaraan yang cukup populer belakangan ini. Pemicunya, tak lain tak bukan, adalah pengumuman kekayaan para petinggi negeri oleh Komisi Pengawas Kekayaan Penyelenggara Negara, pekan lalu.
TEMPO Interaktif
Konglomerat Baru, Tipu Daya Salim?
16-04-2001
BOLEH dikata setiap orang dewasa di Indonesia bermimpi akan pemulihan ekonomi. Tapi, kalau ditanya pemulihan seperti apa, jawabannya sungguh beraneka rupa, bergantung pada latar belakang yang menjawab.
TEMPO Interaktif
Pasukan Berani (Mati untuk Siapa)
09-04-2001
SELEMBAR wayang kulit Kumbakarna terpampang di belakang meja kerja Presiden Abdurrahman Wahid di Istana. Kepada majalah ini, Abdurrahman menjelaskan bahwa tokoh epik Ramayana ini paling pas untuk menggambarkan warga Nahdlatul Ulama.
TEMPO Interaktif
Bob dan Ginandjar Masuk, Kapan Marzuki 'Exit'?
02-04-2001
KATA-KATA gagah berani ini diucapkan Presiden Abdurrahman Wahid sebagai aba-aba dimulainya perang baru melawan korupsi?
Bukan, bukan dia, sayangnya.
TEMPO Interaktif
TNI dan Polisi
27-03-2001
APA perbedaan polisi dan tentara? Pertanyaan ini menjadi penting di saat kontroversi pembelian ribuan senjata serbu oleh polisi menjadi pembicaraan masyarakat.
TEMPO Interaktif
Menunggu Sabda…
20-03-2001
PERTENTANGAN antara hubungan pribadi dan kepentingan politik bukanlah soal yang luar biasa. Namun, jika yang menghadapinya adalah seorang Megawati Sukarnoputri, persoalan jadi penting.
TEMPO Interaktif
Menunggu Sabda…
20-03-2001
PERTENTANGAN antara hubungan pribadi dan kepentingan politik bukanlah soal yang luar biasa. Namun, jika yang menghadapinya adalah seorang Megawati Sukarnoputri, persoalan jadi penting.
TEMPO Interaktif
Dicari: Jonie Ginandjar Kartasasmita
13-03-2001
EKONOMI jelas memerlukan daya dorong untuk bertumbuh. Ibarat kereta luncur dalam olahraga es sladder, si kereta harus didorong kuat-kuat sebelum meluncur. Makin kencang, makin bagus
prestasi yang akan dicatat.
TEMPO Interaktif
Tak Bisakah Kita Hidup Bersama?
06-03-2001
DUA ribu empat ratus tahun yang lalu, seorang anak muda yang risau berpikir keras tentang konflik dan manusia. Ia tentu sama sekali tak tahu tentang apa yang akan terjadi di Sampit, pada awal abad ke-21.
TEMPO Interaktif
Kudeta
26-02-2001
Keluhan tertulis seperti di atas sangat mungkin dibuat oleh pembantu dekat Presiden Abdurrahman Wahid, pekan-pekan ini. Namun, cuplikan curahan hati itu bukan berasal dari dalam negeri, bahkan juga bukan ditulis di abad ini.
TEMPO Interaktif
Jaringan Intel di Balik Bom Natal
20-02-2001
Di era terbuka seperti sekarang ini, membuat bom bukanlah perkara sulit. Resep membuat perangkat ledak mudah didapat di berbagai situs internet.
TEMPO Interaktif
Awal Sebuah Akhir?
12-02-2001
MARI kita turunkan suhu politik dengan berandai-andai. Pemusik negeri ini pernah membuat lagu yang jenaka: "Kalau bulan bisa ngomong…. Ia tak akan berbohong…."
TEMPO Interaktif
Tentara di Belakang Mega
06-02-2001
BENARKAH tentara berada di kubu Megawati? Pertanyaan seperti ini sudah lama beredar tapi belakangan ini menjadi kian nyaring terdengar.
TEMPO Interaktif
CIA Terlibat, Soeharto Dipakai
29-01-2001
APA yang sebenarnya terjadi di tahun 1965? Pertanyaan ini selalu saja muncul ke permukaan kendati upaya untuk menjawabnya sudah begitu keras dilakukan.
TEMPO Interaktif
Tommy dan Proyek Bomnas
26-01-2001
BELUM pernah Republik Indonesia dicekam ketakutan seperti sekarang. Sejak malam Natal yang lalu, sudah sepuluh kota diguncang ledakan bom, sudah 18 orang tewas karenanya.
TEMPO Interaktif
Ajinomoto: Halal atau Haram?
15-01-2001
AKAL sehat kita benar-benar diuji oleh kasus Ajinomoto. Satu merek bumbu masak ternyata bisa membuat seluruh negeri seperti "terbakar".
TEMPO Interaktif
Mega Tersandera
09-01-2001
SUNGGUH sayang lawatan Megawati Sukarnoputri ke luar negeri pekan ini tak mampir di Inggris. Walhasil, ia tak mempunyai kesempatan mendatangi kuburan Shakespeare untuk mencari
wangsit.
TEMPO Interaktif
Peluang Emas atau Krisis Kedua?
22-12-2000
Tanpa aba-aba, tahun 2000 menghadiahkan kejutan kepada bangsa Indonesia. Dan ternyata banyak yang tak menduga ke arah sana atau, katakanlah, luput mencermati prestasi ekspor nonmigas, yang selama tahun 2000 mencatat kenaikan 25 persen.
TEMPO Interaktif
Menteri Mundur, Kabinet Dirombak
19-12-2000
RUMOR politik tentang rencana mundurnya sejumlah anggota kabinet Abdurrahman Wahid semakin kencang terdengar belakangan ini. Terutama setelah Ryaas Rasyid secara terbuka menyatakan niatnya untuk berhenti, pekan lalu.
TEMPO Interaktif
Syahril Sabirin: Maju Kena Mundur Kena
12-12-2000
Baru pertama kali ini dalam sejarah modern, seorang gubernur bank sentral yang berstatus tersangka kembali aktif bekerja sebagai biasa. Pada hari Rabu, 6 Desember 2000, tepat pukul 9.15 WIB, ...
TEMPO Interaktif
Siapa Dusta
05-12-2000
PEPATAH Inggris mengatakan "kebenaran acap kali lebih aneh daripada fiksi." Dan kasus Bulog-gate agaknya membenarkan kata bijak ini. Sungguh sulit diterima akal sehat bahwa seorang presiden, seorang jenderal polisi.
TEMPO Interaktif
Kartu Terakhir Tommy
27-11-2000
APA lagi yang dapat ditulis tentang Hutomo Mandala Putra? Kisah putra bungsu bekas presiden Soeharto ini dalam mengelak jerat hukum bagai sebuah drama sinetron yang tak kunjung usai.
TEMPO Interaktif
Wadduh, BI Bangkrut!
21-11-2000
Sepanjang dua pekan terakhir, gagasan melikuidasi Bank Indonesia (BI) bukan lagi isu yang terlalu tabu untuk dibicarakan. Gagasan likuidasi muncul karena neraca BI diperkirakan defisit gara-gara beban bantuan likuiditas Bank Indonesia alias BLBI sebesar Rp 24,5 triliun yang harus ditanggungnya.
TEMPO Interaktif
Buron Nasional
13-11-2000
HUKUM raib dari Indonesia bersama Hutomo Mandala Putra, pekan lalu. Tapi sebuah masyarakat selalu perlu tatanan untuk mengatur dirinya. Itu sebabnya, hukum yang lain mulai mengisi kevakuman yang tertinggal.
TEMPO Interaktif
Narapidana Nomor 2085
06-11-2000
Andaikata Tommy Soeharto tertangkap basah mencuri sepeda motor di jalanan, dan dia bukan putra seorang mantan presiden yang punya kuasa serta duit, apa yang bisa Anda bayangkan terjadi padanya?
TEMPO Interaktif
Presiden Perlu Diganti?
31-10-2000
GEMURUH suara untuk memberhentikan Presiden Abdurrahman Wahid dari jabatannya semakin kencang terdengar belakangan ini. Tak hanya intensitasnya yang meninggi, ...
TEMPO Interaktif
Nasib Presiden Setelah Soewondo Ditangkap
23-10-2000
MELONTARKAN guyonan adalah kegemaran Abdurrahman Wahid sejak dulu, jauh sebelum menjadi presiden republik ini.
TEMPO Interaktif
Provokasi di Masjid Al Aqsa
16-10-2000
ADEGAN demi adegan yang ditayangkan berbagai stasiun televisi belakangan ini demikian mencekam. Lihatlah kekejian awak helikopter bersenjata militer Israel yang melontarkan roket ke mobil ambulans Palestina yang sedang menolong korban.
TEMPO Interaktif
Mutasi Militer dan Ancaman Kudeta
9-10-2000
REFORMASI adalah sebuah geliat. Itu sebabnya, semakin kaku sebuah institusi yang menjalani proses ini, semakin tinggi proses sakit yang harus dilalui. Adapun TNI, seperti halnya organisasi militer lain di berbagai belahan dunia, adalah sebuah badan yang secara intrinsik cenderung konservatif.
TEMPO Interaktif
Penjara atau Pengadilan Rakyat
2-10-2000
PEKAN ini merupakan hari-hari yang sulit bagi Hutomo Mandala Putra. Anak bungsu bekas presiden Soeharto ini harus mengambil keputusan pelik.
TEMPO Interaktif
Mereka Dicopot, Skenario Apa Lagi
25-9-2000
KETIKA seorang kepala polisi dicopot secara tiba-tiba, tentu wajar jika banyak pihak bertanya-tanya. Apalagi setelah itu jabatan Wakil Panglima TNI dihapus dan seorang letnan jenderal kehilangan kekuasaannya.
TEMPO Interaktif
Mengapa Tommy Dituduh
18-9-2000
KETIKA bom demi bom berledakan dan korban jatuh di mana-mana, tiba-tiba kita menjadi rindu pada sosok Sherlock Holmes. Detektif swasta rekaan Sir Arthur Conan Doyle itu selalu berhasil menangkap pelaku kejahatan yang lihai karena kecermatannya menganalisis medan.
TEMPO Interaktif
Main Api dengan Konglomerat
11-9-2000
Di negeri ini, bersikap tegar terhadap konglomerat ternyata tidak mudah. Ketika kasus utang Texmaco sebesar Rp 17 triliun meledak riuh-rendah, dari Istana Merdeka malah dilaporkan bahwa bos Texmaco, Marimutu Sinivasan, diterima beraudiensi dengan orang pertama republik ini.
TEMPO Interaktif
Mengapa Mereka Diculik?
4-9-2000
SYUKUR alhamdulillah, empat aktivis Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) yang diberitakan hilang telah ditemukan. Usep Setiawan, Anton Sulton, Mohammad Hafiz Azdam, dan Idham Kurniawan telah berkumpul kembali dengan keluarga mereka.
TEMPO Interaktif
Terpidana Mati Kasus Heroin
28-8-2000
Orang pada asyik meributkan kabinet baru. Seolah-olah seorang menteri bisa membuat dunia ini langsung kiamat. Orang pun lagi sibuk menyiapkan pengadilan untuk Soeharto, padahal yang diadili belum tentu bisa datang.
TEMPO Interaktif
Bicara Soal Kabinet
21-8-2000
SALAHKAH jika Presiden Abdurrahman Wahid menginginkan Partai Kebangkitan Bangsa menjadi juara Pemilihan Umum 2004 nanti? Tentu tidak.
TEMPO Interaktif
Saatnya Megawati Memimpin?
14-8-2000
Megawati akan lebih berperan atau tidak, yang pasti tak ada presiden yang diberhentikan, tak ada demonstrasi besar-besaran yang menentang dan yang menyetujui, tidak ada pengerahan pasukan.
TEMPO Interaktif
Bukti-Bukti Korupsi Ratusan Miliar di Kostrad
7-8-2000
KORUPSI adalah penyakit yang tak pandang bulu. Itu sebabnya berita telah terjadinya penyelewengan uang di jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) bukan hal luar biasa.
TEMPO Interaktif
Mengapa Pangkostrad
31-7-2000
Agus Wirahadikusumah dikabarkan akan dicopot dari jabatannya, pekan ini. Bagi kalangan dalam TNI yang tak menyukainya—yang tentu bergembira ria mende-ngar berita ini—letnan jenderal lulusan Akabri 1973 itu dinilai terlalu banyak melanggar nilai-nilai keprajuritan, terutama karena berbagai pernyataan publiknya yang meresahkan mereka.
TEMPO Interaktif
Harimau-Harimau (Sirkus?) di Senayan
24-7-2000
WAJARKAH warga Indonesia merasa optimistis dengan hari depannya? Pertanyaan ini penting untuk diajukan mengingat penafsiran proses reformasi yang berlangsung sekarang ini sangat bergantung pada optimisme atau pesimisme sang juru tafsir.
TEMPO Interaktif
Gus Dur Vs Gus Dur
17-7-2000
Presiden Abdurrahman Wahid banyak menuding belakangan ini. Ia menyatakan sejumlah orang—kadangkala dengan nama lengkap tapi lebih sering tanpa identitas jelas—sibuk berkomplot untuk menggulingkannya.
TEMPO Interaktif
Mereka yang Dibidik
10-7-2000
Siapa sebenarnya yang dibidik Presiden Abdurrahman Wahid ketika mengumbar kata "biang kerok" pada penutupan Forum Rembuk Nasional di Bali, pekan lalu?
TEMPO Interaktif
Tanah Air Mata Maluku
3-7-2000
Akhirnya, pemerintah pusat turun tangan juga di Maluku, dengan menerapkan keadaan darurat sipil yang mengacu kepada undang-undang lama, UU Nomor 23/Prp/1959. Apa boleh buat, walau pemerintah dan DPR sudah berhasil membuat UU PKB pada zaman pemerintahan B.J. Habibie.
TEMPO Interaktif
Untuk Apa Syahril Ditahan?
26-6-2000
Syahril Sabirin masuk bui, Rabu pekan lalu. Protes langsung mengalir dari segala penjuru, dan yang paling nyaring terdengar dari kalangan yang garis politiknya berseberangan dengan Presiden Abdurrahman Wahid.
TEMPO Interaktif
Politik Barter Presiden
19-6-2000
MANA yang lebih penting: menghukum Soeharto atau mendapatkan kembali (sebagian) harta yang telah dijarahnya dari Republik? Bagi Presiden Abdurrahman Wahid, jawabnya sudah jelas.
TEMPO Interaktif
Gubernur BI vs Presiden: Siapa Peduli Rupiah
12-6-2000
RUPIAH kini ibarat pelanduk dalam pepatah ''gajah lawan gajah, pelanduk mati di tengah." Bagaimana tidak. Persengketaan antara Presiden Abdurrahman Wahid dan Gubernur Bank Indonesia membuat mata uang Republik melorot nilai tukarnya.
TEMPO Interaktif
Siapa Dusta di Antara Kita
05-6-2000
BAGI kalangan yang mengenalnya, Syahril Sabirin adalah seorang pribadi yang sangat santun. Gubernur Bank Indonesia ini punya reputasi kesabaran yang tinggi dan boleh dikata ramah kepada semua orang.
TEMPO Interaktif
Misteri Skandal Bulog
29-5-2000
ADAKAH tujuan menghalalkan segala cara? Pertanyaan ini boleh jadi sedang ramai diperdebatkan di kalangan dekat Presiden Abdurrahman Wahid. Terutama setelah pengakuan Wakil Kepala Bulog, Sapuan, tentang "sumbangan" uang sebesar Rp 35 miliar.
TEMPO Interaktif
Misteri Skandal Bulog
25-5-2000
Dibandingkan dengan berbagai skandal keuangan yang memalukan di negeri ini, kasus Bulog tidak ada apa-apanya. Dia--belum diketahui pasti siapakah dia itu--"cuma" menguras uang sekitar Rp 35 miliar.
TEMPO Interaktif
Siapa Pegang Kendali, Kwik?
15-5-2000
HASYIM Wahid punya pendapat menarik tentang abangnya. Jika diiba-ratkan sebagai petinju, demikian tutur adik bungsu Presiden Abdurrahman Wahid ini, Gus Dur adalah dari jenis yang tak pernah memukul KO lawannya.
TEMPO Interaktif
Presiden Wahid, How Low Can You Go?
8-5-2000
UNTUK sementara, Presiden Wahid berhasil meredam reaksi PDI-Perjuangan dan Partai Golkar menyusul pencopotan Menteri Laksamana Sukardi dan Jusuf Kalla. Kedua menteri itu divonis Gus Dur telah terlibat KKN.
TEMPO Interaktif
Siapa Lagi, Gus
1-5-2000
SETELAH Soeharto dan Habibie turun panggung, dan meninggalkan banyak keruwetan, harapan kepada Presiden Abdurrahman Wahid begitu tinggi. Gus Dur, begitu ia dipanggil, diharapkan segera membawa bangsa ini beranjak dari masa yang dinamakan Orde Baru ke orde reformasi yang lebih baik.
TEMPO Interaktif
Super-Soeharto
25-4-2000
SOEHARTO tak cuma menjadi persoalan ketika ia sehat dan berkuasa. Setelah tak lagi menjadi presiden dan menderita stroke pun ia membebani bangsa Indonesia. Keadaan kesehatannya yang berada di daerah kelabu membuat status hukumnya tak jelas dan diperdebatkan.
TEMPO Interaktif
Isma Sawitri :
Kupon Yes, Kupon No
25-3-2000
APBN tahun 2000 sudah di ambang pintu. Dua iklan layanan masyarakat di layar televisi –bertemakan kenaikan tarif listrik dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)— ikut mengelu-elukan APBN yang akan berlaku 1 April nanti.
TEMPO Interaktif
Isma Sawitri :
Nurmahmudi dan Tantangannya
13-3-2000
Merekonstruksi penggundulan hutan Indonesia dan penyimpangan penggunaan dana reboisasi (DR) dalam sebuah mosaik pemikiran, barangkali, tidak sesulit memetakan lingkaran kusut Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
TEMPO Interaktif
Politik Militer
9-3-2000
Kekuatan politik pemerintah akan memegang politik militer. Tetapi bagaimana implementasi hubungan militer dengan jaringan kekuatan-kekuatan sipil?
TEMPO Interaktif
BLBI Itu Memang Fantastis
2-3-2000
Panitia Kerja DPR yang melakukan investigasi mengenai penyimpangan BLBI telah mengakhiri masa tugasnya. Tetapi mereka tak berdaya mengorek keterangan dari mantan Presiden Soeharto. Akankah disposisi orang kuat orde baru itu dalam kasus ini tetap jadi misteri?
TEMPO Interaktif
Putu Setia :
Negara yang Penuh Teka-Teki
29-11-1999
Teka teki mundurnya Hamzah Haz sebagai Menteri Kordinator Kesejahtraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan menyisakan teka teki lain. Bahkan, teka teki yang disisakannya bertambah, seperti amuba yang mudah berkembang-biak.
TEMPO Interaktif
Putu Setia :
Dari Dialog Presiden Gus Dur dan Wakil Rakyat
18-11-1999
Indonesia Baru telah lahir. Di sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis 18 November, Presiden Abdurrahman Wahid melakukan dialog dengan para wakil rakyat dalam suasana informal, tidak kaku oleh protokoler, penuh sindiran, tapi juga gelak tawa dan ketersinggungan.
TEMPO Interaktif
[an error occurred while processing this directive]