Edisi 38/01 -13/Nov/1996
Pokok & Tokoh

Naomi Campbell
Kesalnya Naomi*

Foto Naomi CampbellSUPERMODEL naik pesawat di kelas ekonomi ? Becanda kamu. Tidak, itu memang kejadian benar-benar yang menimpa Naomi Campbell, 26 tahun. Supermodel yang akhir pekan lalu berada di Jakarta bersama Claudia Schiffer dan Christy Turlington untuk meresmikan pembukaan Fashion Cafe itu tertimpa bencana, yang membuatnya tak ramah kepada wartawan yang menunggunya pada Jumat pagi, 8 November 1996, di Bandara Soekarno-Hatta.

Kalau biasanya supermodel mendapat perlakuan serbakelas satu, Naomi yang berpenghasilan sekitar US$ 20 ribu per hari kerja itu ternyata hanya tercantum di daftar tunggu dalam penerbangan Singapura-Jakarta. Semua tempat eksekutif sudah habis dan sekretarisnya memaksa untuk naik pesawat pagi, meski ia bisa memperoleh tempat lebih representatif bila mengambil penerbangan sore. Ny. Luca Orlandi yang baru tiga bulan menikah itu pun terpaksa duduk di kelas ekonomi.

Akibatnya, Naomi amat berang. Memakai baju dan jaket hitam, ia terus menutupi mukanya -- yang memang berkulit hitam dengan topi hitam. Beberapa pengawal bule maupun Melayu mengusir semua kuli tinta maupun para penggemarnya, yang sudah membawa majalah, foto, dan cakram padat sang model -- Naomi sudah mengeluarkan album Baby Woman. Yang ditunggu langsung masuk ke dalam limusin yang sudah dipersiapkan.

Namun, andai Naomi mengerti bahasa Indonesia, mungkin ia lebih berang lagi. Soalnya, kerumunan wartawan dan penggemar itu menarik perhatian orang lain yang mengira yang datang pagi itu adalah Zarima, buronan kasus ekstasi yang tertangkap di AS. Dengan enaknya, mereka melongok-longok ke dalam limusin yang berkaca gelap itu. Masak, supermodel disamakan dengan "ratu ekstasi"?

*)D&R 16 November 1996


Copyright © PDAT